
Osamu kembali ke penginapan setelah membeli oleh-oleh untuk Arisu, saat ia tiba ia kebetulan bertemu Mina yang tengah bersiap untuk mencarinya.
637Please respect copyright.PENANADcaQpRyjHB
"Pak Osamu, bisa minta waktunya sebentar?" sapa Mina sambil menyibakkan rambut panjangnya yang tertiup angin.
637Please respect copyright.PENANAYQsaVwSYTU
"Ah! Miss Mina ada apa? Apa yang bisa aku bantu?"
637Please respect copyright.PENANAqX0Lq1B68x
"Pak Kiwamura ingin bertemu denganmu. Kalau kau senggang kau bisa ikut aku sekarang."
637Please respect copyright.PENANAYqgBeRKUnh
"Baik, Miss Mina. Tapi tunggu sebentar ya, aku mau meletakkan oleh-oleh ini dulu."
637Please respect copyright.PENANAUvrxAe145C
Mina mengangguk setuju, setelahnya Osamu dan Mina berjalan bersama ke kamar tempat Osamu menginap. Ia meletakkan oleh-olehnya bersama barang-barang yang sudah ia kemasi, lalu mengikuti Mina yang memandunya pergi ke kamar VIP tempat Kiwamura berada.
637Please respect copyright.PENANAA7Wblsqea7
"Pak Osamu, bagaimana kau bisa pacaran dengan Yoshine?" tanya Mina tiba-tiba, saat mereka baru setengah perjalanan.
637Please respect copyright.PENANALTxSf6tzM5
Osamu salah tingkah, dengan malu-malu ia pun menjawab, "Entahlah, Miss Mina. Itu terjadi begitu saja ... dia menembakku, dan aku menerimanya. Semua terjadi begitu cepat sampai aku tak percaya."
637Please respect copyright.PENANAzgfuhb0gD7
Mina tersenyum simpul, "Kalau begitu, kalian sudah ngewe?"
637Please respect copyright.PENANAAkfkR4QPG7
Osamu tersentak kaget, "Nge-Ngewe ... apa yang kau katakan Miss Mina, Kami baru saja jadian, bagaimana kami bisa langsung ngewe!?"
637Please respect copyright.PENANAK90uFPwfeq
"Oh kalau begitu, sayang sekali ... Pak Osamu."
637Please respect copyright.PENANAyEaVbioxZX
Mereka berdua akhirnya tiba di kamar VIP tempat Kiwamura berada, saat baru tiba di depan pintu geser ... Osamu mendengar suara berisik desahan wanita, dan suara kecipak keciplok dari dalam kamar.
637Please respect copyright.PENANAebjH7UJkIb
Mina menggeser pintu kamar sedikit lalu tersenyum jahat, "Silahkan masuk Pak Osamu."
637Please respect copyright.PENANAHCTeYWLcNx
Mina menggeser pintu kamar, begitu pintu itu digeser Osamu langsung bisa melihat pacar yang baru saja ia kencani tengah menaiki sebauh penis gemuk dalam posisi cowgirl.
637Please respect copyright.PENANAoPIV8f8R14
Mata Osamu langsung merah, ia tak percaya dengan apa yang ia lihat di depannya, jantungnya berdegup kencang ... raut kecewa sekaligus marah tergambar di wajahnya.
637Please respect copyright.PENANAH8hNbgbYj3
"Yoshine! Apa-apaan semua ini!" bentak Osamu yang langsung menggejutkan semua orang.
637Please respect copyright.PENANAwRWX60LmgA
Yoshine yang sadar akan kehadiran Osamu menjadi panik, cepat-cepat ia berusaha untuk menarik keluar penis Mr. Maeda yang ia duduki ... namun justru sebaliknya. Penisnya yang gemuk itu semakin mengencang dan bergetar dalam vaginanya menandakannya akan segera keluar.
637Please respect copyright.PENANAdQJi1bAwC8
"Tidak! Tidak! Senior! Jangan lihat! Tidak! Tolong lepas! Ahhhhgggg!"
637Please respect copyright.PENANAClbZwpZg8V
Yoshine mengejang, matanya berkaca-kaca dengan wajah ahego saat penis Mr. Maeda yang berkontraksi menyemburkan spermanya yang kental di rahimnya. Yoshine langsung menangis, ia tak punya lagi untuk menunjukkan wajahnya pada Osamu di depannya.
637Please respect copyright.PENANAnMGD9GY55L
"Tidak! Tidak! Tidak! Senior! Ini bukan seperti yang kau pikirkan! Tidak! Tidak! Senior!"
637Please respect copyright.PENANAQC9drVz0pN
Yoshine terisak dengan penuh kesedihan, sementara Osamu yang sudah tak bisa menahan emosinya itu mulai mengepalkan tangannya.
637Please respect copyright.PENANAeLhkUsuvik
"Osamu! Kau sudah tiba ... bagaimana? Apa kau tertarik untuk bergabung bersama ka—"
637Please respect copyright.PENANAesa1QL0PIO
Belum sempat Kiwamura menyelesaikan ucapannya, sebuah bogem mentah mendarat di wajahnya hingga membuatnya langsung terpental ke belakang dengan hidung bengkok, dan darah merembes dari hidungnya.
637Please respect copyright.PENANA9LR0rFjvtS
"Aaaaaarghhhh! Bajingan! Apa yang kau lakukan pada Yoshine! Arrgg!"
637Please respect copyright.PENANA5ecQAuWIIC
Osamu mengamuk, melihat hal itu Mr. Maeda dan Mr. Harada menjadi takut. Mr. Harada yang awalnya ingin gantian dengan Mr. Maeda mundur bebera langkah ke belakang saat Osamu mulai mendekat ke arahnya.
637Please respect copyright.PENANAhPAPeHEuSd
Bruukkghhh!
637Please respect copyright.PENANAPdx59cKl61
Osamu memukul tepat ke ulu hati Mr. Maeda yang baru saja orgasme, membuatnya terbatuk dan terhuyung sambil memengangi perutnya yang kesakitan. Belum cukup semua itu, Osamu kembali menghajarnya dengan kasar ... ia memukuli wajah gemuknya itu sampai babak belur, lalu menginjak penisnya dengan penuh amarah.
637Please respect copyright.PENANAJIjVRo1zaU
"Senior...."
637Please respect copyright.PENANAQnq47CsfzT
Yoshine terbelalak melihat Osamu yang kehilangan kendali atas dirinya, di lain sisi Kiwamura meneriakinya untuk berhenti—dengan wajah putus asa.
637Please respect copyright.PENANAZfKCftVVbn
"HENTIKAN! OSAMU! APA KAU SUDAH GILA! DIA TAMU VIP1 BAJINGAN! KAU INGIN MENGHANCURKAN PERUSAHAAN KITA! BAJINGAN!"
637Please respect copyright.PENANA0tqtofkCK2
Osamu tetap tak berhenti, ia menghajar Mr. Maeda hingga ia pingsan dengan penuh luka memer di sekujur tubuhnya. Setelah puas menghajar Mr. Maeda ia langsung berjalan menghampiri Yoshine yang bersimpuh sambil menutupi payudaranya yang terbuka itu dengan kedua tangannya.
637Please respect copyright.PENANAa7S5plrUOI
"Yoshine ... kita pulang...." kata Osamu sambil menyodorkan tangannya padanya.
637Please respect copyright.PENANAAySPGMYDNx
Mata Yoshine berkaca-kaca, segera ia sambut tangan besar dan kasar itu sambil menangis. Osamu mengambil yukata Yoshine, dan memberikannya padanya, di lain sisi Kiwamura yang marah langsung menarik kerah Osamu dan mulai mengumpat dan membentaknya dengan semua kata-kata kasar.
637Please respect copyright.PENANALheVrFRc78
"BAJINGAN GILA!"
637Please respect copyright.PENANA7jMyYj3plE
Osamu menepis tangan bosnya yang jahat itu, lalu menamparnya hingga membuat pipinya memerah. Setelahnya ia meraih kerah kimononya, dan membenturkan kepalanya dengan keras.
637Please respect copyright.PENANA4suK1AaTks
"Arrggg!" teriak Kiwamura sebelum pingsan karena benturan keras di kepalanya.
637Please respect copyright.PENANAyyOonyCoIs
Mr. Harada yang melihat itu langsung tanpa pinggir panjang, melarikan diri meninggalkan kamar itu sambil berteriak meminta pertolongan. Tanpa peduli padanya, Osamu langsung menggendong Yoshine yang telah berpakaian seadanya dengan gaya gendongan tuan putri.
637Please respect copyright.PENANAiehiJJ62rF
"Tidak! Senior! Jangan aku berat..." ucap Yoshine dengan wajah memerah karena malu.
637Please respect copyright.PENANA8sGsXnMyAd
"Tidak papa aku kuat..."
637Please respect copyright.PENANAUW1koCWt3i
Osamu tak mengindahkan Yoshine, segera ia membawa Yoshine keluar dengan menggendongnya. Saat ia ingin keluar ia berpapasan dengan Mina yang sejak tadi hanya berdiri mengamati tanpa mencegah apa yang ia lakukan kepada Kiwamura dan para VIP.
637Please respect copyright.PENANAcsKprKIoYq
"Apa ini yang kau mau ... Miss Mina?" kata Osamu dengan nada sinis dan penuh amarah.
637Please respect copyright.PENANAUOQOVIN6FX
"Yah ... aku tak menyangka akan berakhir sekacau ini, Pak Osamu. Sepertinya setelah ini kalian berdua akan dipecat. Kalau kalian mau aku bisa memperkenalkan kenalanku pada kalian."
637Please respect copyright.PENANA5dV0REX1e1
Osamu menatap Mina dengan tajam, lalu keluar bersama Yoshine, "Akan kupikirkan..."
637Please respect copyright.PENANAvjr69kdRX2
*****
637Please respect copyright.PENANAzRCCBlAqEy
Osamu dan Yoshine tak kembali ke kamar mereka masing-masing untuk mengambil barangnya, mereka berdua langsung pergi dari penginapan itu berdua dengan menaiki bus angkutan, dan berhenti di stasiun kereta. Selama perjalanan keduanya tak saling bicara, namun keduanya saling mengenggam tangan masing-masing dengan erat tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
637Please respect copyright.PENANAOFNk2cMlGo
Yoshine duduk menunduk tak berani menatap Osamu yang masih terlihat jengkel dengan apa yang terjadi sebelumnya. Yukatanya ia kenakan seadanya, tanpa pakaian dalam dan hanya berbalut kain bermotif kasar.
637Please respect copyright.PENANAT6V0MEqbo7
"Jangan katakan apa pun. Kau tak perlu mengatakan apa-apa padaku," ucap Osamu.
637Please respect copyright.PENANAatt5e5H6z3
Yoshine tertunduk lesu, perjalanan menggunakan kereta cepat itu hanya memakan waktu sebentar untuk sampai di Tokyo. Setibanya di Tokyo, Osamu langsung memanggil taxi untuk membawa Yoshine pulang. Namun, Yoshine tak ingin pulang, ia mencubit yukata Osamu dari belakang dengan menunduk.
637Please respect copyright.PENANAIyAoQjSDRz
"Senior.... Aku tak mau pulang ... setelah apa yang terjadi ... aku ingin ... memberikan tubuhku padamu, Senior. Maaf aku bukan wanita yang suci, tubuhku ini sudah pernah dijamah dan dipakai lelaki lain ... namun, hatiku ini tetaplah untukmu, Senior. Aku ingin menyatu denganmu, aku ingin menyatu dengan orang yang aku cintai, bukan dengan orang lain."
637Please respect copyright.PENANAETaUWmFHmc
Osamu terdiam, ia sontak berbalik dan memeluk Yoshine dengan erat di antara orang yang tengah berlalu lalang berjalan kaki di trotoar depan stasiun kereta.
637Please respect copyright.PENANAFd5E5OXJTY
"Senioorr....."
637Please respect copyright.PENANA0BQV6RsYlL
"Baik Yoshine. Akan kubuat kau melupakan semuanya, malam ini ... hanya kita berdua...."
637Please respect copyright.PENANADFiV6mWALD