"Manusia!"527Please respect copyright.PENANAWB7ogDyFDO
527Please respect copyright.PENANAUrsUmnmZ6H
- Bill527Please respect copyright.PENANACKTSKRfOIm
527Please respect copyright.PENANALXrFqZaA3R
527Please respect copyright.PENANAJKkS2gNYu0
527Please respect copyright.PENANAJVgJqZqCBQ
527Please respect copyright.PENANAOpWWyXskVn
****527Please respect copyright.PENANACvTBVW1x7v
527Please respect copyright.PENANAudMOYWsjbS
527Please respect copyright.PENANAp9Vh1TDY4T
527Please respect copyright.PENANAjZ2EJym8IP
527Please respect copyright.PENANAndWSD8AIQq
Sepasang mata berwarna Tembaga terbelalak memperhatikan awas benda yang ada dihadapanya. Wajahnya berubah tegang, saat benda yang tengah ia pandangi kini bergetar serta mengeluarkan suara desingan kasar yang membuat tenggorokanya mengering hingga suaranya tercekat tak mau keluar.
Bill tidak ada akal mengenai benda ini. Bentuknya bulat dengan ukuran sebesar kendaraan yang dapat mengangkut satu orang didalamnya. Benda ini terbuat dari besi atau seng atau hal semacam itu sehingga memungkinkan terjadinya pengkaratan di beberapa bagian sisi badan benda.
Terdapat lampu lampu kecil yang kini tengah menyala hidup-mati secara konstan yang mengelilingi sisi atas lingkarannya, menyambung ke bagian bawah hingga bertemu lagi ke bagian sebelumnya. Ukiran aneh melingkar Horizontal membelah barisan lampu dengan list keemasan diantarnya.
Kini ia terseok mundur, kaki kurusnya nya melemah. Begitu juga dengan seluruh tubuhnya. Dia terperangah, tak bergeming saat getaran pada benda bulat tersebut semakin mengencang dan barisan lampu kecil menyala terang secara bersamaan. Tak lagi menyala hidup-mati seperti tadi.
Bunyi tuas menyusul setelah itu, di ikuti dengan sisi depan yang ternyata berupa lempengan tipis bergerak pelan keatas kemudian mendadak berhenti. Sehingga bentuknya hanya terbuka setengah.
Melihat itu, bill terjengkang kebelakang beserta mulutnya yang menganga lebar. Kedua lengannya bergetar menahan beban tubuh yang- meski tidak besar, namun cukup berat untuk tangannya yang kurus. Celana belakangnya basah hingga bagian pinggang. Sebab genangan air bercampur tanah sisa pembersihan benda tersebut ia duduki.
Bill memang merasa cemas. Namun, rasa ingin tahu mengalahkan rasa takutnya. Ia memutuskan untuk bangkit, kemudian membuka paksa bagian sisi yang terbuka setengah tadi. tangan kurusnya ia kerahkan untuk menarik lempengan ke atas hingga buku buku jarinya memutih dan muka tirusnya memerah beserta urat urat halus yang muncul disepanjang leher.
Bunyi gemeretak terdengar saat Bill berhasil membuka lempengan sepenuhnya. Sesuatu didalam sana membut mata Bill berkunang kunang. Untuk anak berumur tiga belas tahun yang belum pernah pergi berpetualang ataupun memiliki cukup banyak pengetahun, sesuatu didalam sana benar benar membuat bill merasa bahwa ia sedang dicandai alam mimpi.
Tapi dia sadar, bahwa sinar matahari yang menyengat kulitnya kini adalah nyata, bahwa bau besi berkarat yang sejak tadi ia cium juga nyata, dia sedang tidak bermimpi. Tidak untuk saat ini.
Bill berjalan mundur dengan gugup. Tangan nya teracung, menunjuk kearah benda bulat berkarat yang sudah sepenuhnya terbuka. Dia menelan ludah berkali kali, membahasi kerongkongan agar suaranya bisa keluar. Dengan tubuh gemetar hebat, dan keringat yang mengalir deras, Bill akhirnya mengeluarkan kata yang sejak tadi berkumpul sesak didalam fikirannya.
"Ma.. manusia"
***
527Please respect copyright.PENANAzF1qoEWaX7
Novel ini cerita pertama saya Dan Semoga kalian suka dengan karya saya. Saya usahakan selalu konsisten untuk publis setiap hari RABU dan SABTU.527Please respect copyright.PENANAkGfazPV12B
527Please respect copyright.PENANABTTsMN2X3m
527Please respect copyright.PENANA952b7KcSsG
527Please respect copyright.PENANAlsFMjkNhuQ
527Please respect copyright.PENANAf1zVKftLKv
Jangan lupa vote dan komment :)527Please respect copyright.PENANAysQbGuJZ3k
527Please respect copyright.PENANAkVOjwv6ymX
527Please respect copyright.PENANAGy6vScDfsl
527Please respect copyright.PENANAMqAq6Kcvxc
527Please respect copyright.PENANAfxkkD4ALnz
- alfa527Please respect copyright.PENANAlWCkQpILJh
527Please respect copyright.PENANA3Eq1tO2ccl
527Please respect copyright.PENANAkMHJUUM2HK
527Please respect copyright.PENANAxfq0O2fGfP
527Please respect copyright.PENANA3WdyZRlTfw
527Please respect copyright.PENANAZjou3VNkRz
527Please respect copyright.PENANAv9yI6ngGfb
527Please respect copyright.PENANAMByaSb1rEK
527Please respect copyright.PENANA6jc7i3wvYh
527Please respect copyright.PENANA9xdxcXmedL
527Please respect copyright.PENANAa6wjq3u15u
527Please respect copyright.PENANADXs9nFh89q
527Please respect copyright.PENANApdGjgivx95
527Please respect copyright.PENANA32Uj09mVg9
527Please respect copyright.PENANAnxeTibPBHR
527Please respect copyright.PENANASN9DQReXWe
527Please respect copyright.PENANAUVKNviDHvt
527Please respect copyright.PENANAiXo9kktce2
527Please respect copyright.PENANAaSyMAHb4AC
527Please respect copyright.PENANAuNCLC9lrQa