
Keesokan harinya, tepatnya pada siang hari Pak Lukman mendatangi rumah Tasya. Ia membawa sebuah goodie bag ditangannya.
Sesampainya di rumah Tasya, Ia langsung membunyikan bell. Mendengar Bell berbunyi, Tasya langsung membuka kan pintu. Ia hanya mengenakan celana Legging pendek berwarna cream serta kemeja longgar dengan motif kotak kotak.
Penampilan Tasya yang seksi, membuat pak Lukman tergoda, ia langsung menerobos masuk dan menutup pintu. Ia langsung melumat bibir Tasya dengan rakus serta menjatuhkan goodie bag ditangannya. Tangannya langsung meremas bongkahan pantat Tasya yang hanya ditutupi legging pendek.
Tasya tak tinggal diam, ia berusaha mengimbangi ciuman Pak Lukman, kedua tangannya menjambak rambut pak Lukman. keduanya terus berciuman dengan rakus.
Pak Lukman kemudian menggendong tubuh Tasya dan membawanya menuju Sofa yang ada di ruang tamu. Pak Lukman kembali melumat bibir Tasya yang tengah duduk dipangkuan nya, kedua tangannya kini tengah berada didalam kemeja Tasya dan memainkan puting payudaranya yang sedari tadi tidak ditutupi Bra.
Setelah itu, Pak Lukman meminta Tasya untuk berjongkok di atas lantai, Paham apa yang diinginkan pak Lukman, Tasya langsung menurunkan celana beserta celana dalam yang dikenakan pak Lukman hingga mata kaki.
Tangan kanannya langsung menyambar kontol pak Lukman dan mulai mengocoknya secara perlahan, lidahnya menjilati buah zakar Pak Lukman.
Kemudian mulut Tasya mengulum kontol pak Lukman, Pak Lukman langsung mencengkram kepala Tasya dan mulai menggerakkan kepalanya ke atas dan kebawah. Matanya terpejam saat kontol nya bergerak keluar masuk mulut Tasya.
"Slurrpp,,, Slurrpp."
Baby sitter yang baru keluar dari secara tak sengaja melihat aksi keduanya, kaget melihat aksi keduanya, ia langsung pergi menuju kamar tempat kedua anak Tasya berada dan langsung menutup pintu. Kaget mendengar pintu tertutup, Pak Lukman langsung menghentikan gerakannya.
Pak Lukman: "Siapa itu." Tanya pak Lukman dengan wajah serius.
Tasya: "Baby sitter anak-anak Pak." Jawab Tasya.
Mendengar itu pak Lukman melepaskan cengkeramannya pada kepala Tasya. Tasya kembali mengarahkan mulutnya menuju kontol pak Lukman, ia kembali mengulum nya.
"Sluurrpp,,,, Sluurrpp"
"Aghhhhhh,,,Aghhhhh,,, Enaaakkk." Pak Lukman mengerang keenakan.
15 menit kemudian Tasya semakin mempercepat gerakannya membuat Pak Lukman segera mencapai orgasmenya.
"Ughhhhhhhhhhhhh" Pak Lukman menekan kepala Tasya dan membenamkan kontolnya sedalam mungkin, ia menembakan spermanya di dalam mulut Tasya.
Setelah orgasmenya berhenti, pak Lukman segera bangkit dan menaikan celananya, kemudian mengambil goodie bag yang tadi terjatuh didekat pintu.
Pak Lukman: "Temui saya nanti di malam disini dan gunakan ini." Perintahnya Sambil memberikan secarik kertas serta goody bag yang berisikan sebuah gaun.
Tasya mengangguk mendengar permintaan pak Lukman karena mulutnya masih dipenuhi sperma Pak Lukman.
Pak Lukman: "Dandan yang cantik." Pinta pak Lukman menambahkan, lalu pergi meninggalkan rumah Tasya dan kembali ke kantornya.
Malam harinya, Tasya tampil cantik dan seksi, ia mengenakan dress berwarna merah. ia akan pergi ke tempat yang diperintahkan Pak Lukman. Malam ini ia meminta baby sitter untuk menjaga anak-anaknya, biasanya baby sitter nya hanya bekerja hingga sore kemudian Pulang.
Tasya telah berada didepan pintu sebuah kamar hotel bintang lima seperti yang dimaksud pak Lukman, ia kemudian membunyikan bell. Tasya terkejut ketika melihat bukan pak Lukman yang membukakan pintu.
Tasya: "Maaf pak, sepertinya saya salah kamar." Ketika melihat Pintu dibukakan oleh laki-laki tua yang agak gemuk, Sambil beranjak pergi meninggalkan laki-laki tua tersebut.
Laki-laki Tua: "Kamu gak salah kamar" Sambil menarik tangan Wanita cantik itu.
BACA KELANJUTANNYA DISINI 👇
https://victie.com/m/books/95
ns52.15.170.67da2