Maria menarik Nero ke ranjang yang penuh peju, dan menyuruh Asahi memanggil pelayannya. Maria mengelus lembut kedua tangan Nero, dan mendudukkan Nero di atas pangkuannya. Sambil menunggu pelayannya datang membersihkan semua kekacauan ini, dan membawa 3 pemuda loyo itu pergi—Maria memainkan kontol Nero dari belakang.
159Please respect copyright.PENANAoYr883iCIQ
Nero bergetar hebat saat tangan Maria meremas kontolnya, matanya membelalak di balik topeng mata yang ia pakai. Beberapa menit kemudian, dua orang berotot dengan kontol besar bergelantungan datang, mereka membawa 3 pemuda yang baru saja bermain dengan majikannya itu, dan mengganti sprei dengan yang baru.
159Please respect copyright.PENANAr2IYnQZHoT
"Kau cukup hebat, bisa menahannya selama ini," puji Maria ketika handjob kebanggaannya tak bisa membuat seorang Nero keluar.
159Please respect copyright.PENANAmRpa96CnqF
"Nyo-nyonya....." ucap Nero lirih, masih berusaha menahan dirinya agar tak keluar.
159Please respect copyright.PENANAgKi5mYmdR3
Setelah pelayan itu menyelesaikan pekerjaannya, Maria mendorong tubuh Nero ke atas ranjang, dan menaikinya. Dari bawah Nero bisa melihat bongkahan tetek besar yang putingnya mengeras, serta memek indah yang bersentuhan dengan perutnya.
159Please respect copyright.PENANA57WFpVm4Ak
"Sekarang mari kita mulai tes untukmu," kata Maria dengan senyuman nakal, lalu menggesekkan memeknya ke perut Nero.
159Please respect copyright.PENANACyHLg1PyvT
Tak cukup sampai di situ, kedua tangan Maria memainkan puting Nero dari kedua sisi. Maria juga dengan sengaja menggoyangkan teteknya yang besar untuk menstimulasi Nero, setelah puas menggosokkan memeknya di perut—kini ia berpindah ke depan muka Nero.
159Please respect copyright.PENANAS8IldnHb8s
Nero yang dihadapkan dengan memek basah Maria, tanpa disuruh langsung menjilatinya. Maria mendesah kenikmatan saat Nero menjilat serta memasukkan lidahnya dalam memeknya, tanpa sadar ia mengapit Nero dengan kedua pahanya hingga membuat Nero kesulitan bernapas.
159Please respect copyright.PENANA6S37Ew3uec
"Ahhh..... Ini luar biasa..... Ahh..... Nikmat sekali......" desah Maria tanpa memperdulikan Nero yang kehabisan napas dalam apitannya.
159Please respect copyright.PENANA1cw2imyBy4
Syuuurrrr!!!
159Please respect copyright.PENANAilU6M53AO3
Cairan cinta Maria menyembur hebat membasahi wajah Nero, Maria baru melepas Nero setelahnya. Ia berdiri di atas kepala Nero, dan membuka lebar memeknya untuk menunjukkannya pada Nero.
159Please respect copyright.PENANAs9n5pPQ2Je
"Lihat, hebat 'kan? Kau harus diberi hadiah karena berhasil membuatku keluar di percobaan pertamamu," ucap Maria sambil mencolok-colok memeknya di atas kepala Nero.
159Please respect copyright.PENANAxhNahgKkYl
Nafsu Nero semakin memuncak akibat pertunjukan nakal Maria. Tubuhnya yang kecil tiba-tiba mengembang, dan otot-otot besar mulai merubah Nero.
159Please respect copyright.PENANAYJuE24VhQU
"Kyaaa!! Apa yang!?" seru Maria kaget dengan perubahan yang terjadi pada tubuh Nero.
159Please respect copyright.PENANAzHhFLrYFVc
Nero sekarang telah berubah ke wujud berotot, Nero Bondman. Dalam wujud ini kekuatan fisik Nero meningkat drastis disertai kekasarannya dalam bercinta.
159Please respect copyright.PENANA5laHoiePnJ
Selama sebulan ini Nero terus berusaha untuk mengendalikan wujudnya ini dengan bantuan Rara, Waka, dan Maki yang selalu setia menjadi korban kebrutalan Bondman. Akhirnya setelah melalui berpuluh-puluh percobaan, Nero bisa menguasai wujud barunya ini.
159Please respect copyright.PENANAhJX6fdGMMR
"Sebaiknya kau siap," kata Nero dengan senyum mengintimidasi.
159Please respect copyright.PENANA16vpePSe1y
Maria yang ketakutan karena perubahan wujud Nero mencoba kabur, tapi Nero dengan sigap menangkap kakinya, lalu membantingnya kembali ke atas ranjang.
159Please respect copyright.PENANAvNyI55gwZa
Gubrakkk!
159Please respect copyright.PENANAlJADy7g7It
Kaki ranjang patah, dan tubuh mereka jatuh. Nero menahan kedua tangan Maria dengan kedua tangannya yang berotot, lalu mencium dan melumat bibirnya dengan agresif. Maria terus berontak, tapi ia bukanlah tandingan dari Nero Bondman, semakin keras Maria melawan semakin kasar pula perlakuan Nero Bondman padanya.
159Please respect copyright.PENANAmfr8nT3z1B
"Jangan! Tidak! Ampun! Ampuni aku...." melas Maria ketika Nero tak henti-hentinya menampar wajahnya.
159Please respect copyright.PENANAXtoJhn5cCT
"Diam! Kalau kau terus berontak aku akan lebih kasar!" seru Nero sambil mencekik Maria.
159Please respect copyright.PENANAmhmA9puNSU
Akhirnya perlawanan Maria terhenti, kini keadaan berbalik—Nero berada di atas Maria dengan kontol besar mengaceng keras di antara kedua belahan dada Maria. Nero menyuruh Maria menjepitnya, dan meremas kontolnya menggunakan dadanya yang besar.
159Please respect copyright.PENANABzhe7gQEE8
Dengan tangan gemetar, Maria melakukan paizuri pada Nero, tak lupa ia juga sesekali menghisap kepala kontol Nero ketika bergerak ke wajahnya.
159Please respect copyright.PENANAHuYVYihNVB
Crooottt!
159Please respect copyright.PENANAxTMoFQlsOp
Sebuah semburan hangat membasahi wajah Maria, wajahnya memerah ketika bau peju Nero membuat nafsunya memuncak. Tanpa ia sadar lidahnya bergerak sendiri menjilati bibirnya yang berbalut peju, dan menelannya.
159Please respect copyright.PENANAOLoPaiMhd1
Saat peju itu tertelan tubuh Maria terasa seperti tersetrum hebat, peju Nero bereaksi lebih cepat dari biasanya—membuat Maria horny parah.
159Please respect copyright.PENANA2tx9R4ZqeR
'Hmmmm, langsung berhasil. Mungkinkah ia mengkonsumsi ramuan perangsang itu secara teratur?' gumam Nero ketika melihat Maria tengah memainkan kedua teteknya dengan wajah memerah penuh nafsu.
159Please respect copyright.PENANAix9OTiOavW
"Penis! Penis! Penis! Beri aku penis!" racau Maria yang akal sehatnya mulai hilang.
159Please respect copyright.PENANAbcHakoExXJ
159Please respect copyright.PENANAkEOThonYlF
159Please respect copyright.PENANAq53mykgvpH
159Please respect copyright.PENANAv5QcpmJxSf
"Baik. Aku akan memberimu joniku jika kau mau jadi budakku."
159Please respect copyright.PENANAIzuHil32I9
"Ahh.... Penis! Kumohon berikan aku penismu... Akan kulakukan apa pun, ah....."
159Please respect copyright.PENANAWqKpwxftu7
"Bagus. Sekarang berdiri dan hisap joniku!"
159Please respect copyright.PENANAVaB6tevWRg
Maria langsung bangkit dengan penuh nafsu mengulum, dan menyedot kontol Nero yang ukurannya lebih besar dari sebelumnya. Kepalanya maju mundur menikmati setiap senti kontol Nero yang telah membuatnya gila, karena jagonya blowjob Maria membuat Nero keluar dengan derasnya di dalam mulut Maria.
159Please respect copyright.PENANAXA5leTrXMr
Ketika kontolnya terlepas, Maria langsung terbatuk-batuk karena tersedak oleh banyaknya sperma. Maria berusaha menelan semua peju Nero meski ia terus tersedak, ia mengolesi sisa peju yang tercecer ke dadanya serta mengolesinya pada putingnya.
159Please respect copyright.PENANAry613er3Ig
"Ughh! Sial!"
159Please respect copyright.PENANAre4evWJF4E
Kontol Nero kembali mengeras, kali ini ia balik tubuh Maria sampai menungging, dan bersiap melakukan penetrasi dalam pantatnya.
159Please respect copyright.PENANAmbjg3QWECE
"Tu-tunggu!? Langsung anal? Ahhhhhhggggg!"
159Please respect copyright.PENANAI6G3DbROtY
Maria tersentak keluar peju saat kontol besar Nero merobek lubang pantatnya. Meski ia sudah biasa melakukan anal, Maria belum siap untuk menerima kontol sebesar itu di dalam pantatnya.
159Please respect copyright.PENANAMmYC7rPC0B
Tanpa memperdulikan rintihan kesakitan Maria, Nero menyodoknya kesetanan. Pantat Maria bergetar hebat saat Nero menamparnya disela sodokannya. Maria terus menjerit keras tanpa kenal lelah memohon agar Nero melepaskan pantatnya.
159Please respect copyright.PENANA8IO8M8SAHE
Setelah menggenjot Maria cukup lama akhirnya Nero klimaks, sementara total sudah 3x Maria keluar karena sodokan Nero di pantatnya. Tubuhnya terkulai lemas dengan lubang anus yang banjir peju, ia menatap sekelilingnya dengan senyuman sayu.
159Please respect copyright.PENANAAbeijKqQfm
"Luar biasa..... Ini dia.... Ini dia yang kucari.... Akhirnya aku menemukannya....." racau Maria saat Nero kembali mengangkat tubuhnya, dan menyodokkan kontolnya ke ke memeknya.
159Please respect copyright.PENANA26HQ6jkFm5
"Uaaarggggggggga aaaaaaaaaaaaaaaa!"
159Please respect copyright.PENANAXZ0s4uOqvO
Maria menjerit keras saat Nero mulai memompa dirinya dengan cara menggendongnya. Tusukannya begitu hebat sampai menyentuh dinding rahim Maria, desahan demi desahan nakal bergantian keluar dari mulutnya.
159Please respect copyright.PENANAAxxYPab2O0
"Ougghh aaahhhh awwwe oooghhh! Terus! Jangan berhenti! Ahhhhhh!"
159Please respect copyright.PENANAolLJe6Vdt0
Nero kembali keluar, kali ini di dalam memek Maria. Wajah Maria tak karuan, ia sekarang benar-benar kecanduan oleh kontol Nero. Mereka berdua terus ngentot tanpa henti sampai tak terasa acara telah berakhir.
159Please respect copyright.PENANAOBLW5mgh4D
Nero terus menggenjot semua lubang yang ada di tubuh Maria, tak peduli Maria sadar ataupun tidak. Malam pun berlalu, dan akhirnya nafsu Nero berhasil terhentikan.
159Please respect copyright.PENANAHwZTMx8PKE
Ia melihat sekeling yang penuh peju dan cairan lengketnya dengan Maria. Karena sudah larut, Nero memutuskan untuk tidur bersama Maria yang tubuhnya berlumur sperma hingga pagi menjelang.
159Please respect copyright.PENANA6jKbAiHRHx